• Rani Tria Anggiani

ACTIVITY : Greenpeace Indonesia's Creative Way to Speak Up About Forest Fires

Recently, I participated in Greenpeace Indonesia's content jamming session. There, along with other creative minds ,we were sitting to discuss, give insights and also produced digital contents regarding Greenpeace Indonesia's main issue that they are facing right at this very second. Here is a piece of the interview that i did with one of Greenpeace member about the session.

Tanggal 27 September kemarin, Greenpeace baru aja mengadakan aktivitas yang unik dan menarik banget, khususnya untuk kamu yang bekerja di industri kreatif. Seperti yang kita ketahui, Greenpeace sendiri merupakan sebuah organisasi yang mempunyai misi melindungi hak-hak lingkungan,Mengekspos dan menghentikan kejahatan lingkungan,Mengedepankan pembangunan bersih.

Banyak banget isu yang lingkungan khususnya isu hutan yang sudah dibantu Greenpeace sehingga habitat hutan kembali memiliki hak-haknya. Di Indonesia sendiri, Greenpeace berusaha untuk mengusung isu-isu kritis seputar kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan. Nah untuk membuat isu lingkungan ini lebih mudah dicerna oleh publik, kali ini Greenpeace mengadakan content jamming session ! Dimana Greenpeace berkolaborasi dengan insan-insan yang bergerak di industri kreatif untuk membuat konten yang ciamik!

apa itu content jamming session? simak Q&A bersama salah satu anggota dari Greenpeace ini

Q : Apa background diadakannya content jamming session Greenpeace?

A : Background nya adalah aksi di Rotterdam , dimana ada dua aktivis asal Indonesia yang merupakan korban kebakaran hutan di Kalimantan yang disebabkan oleh salah satu perusahaan kelapa sawit asal Malaysia bernama IOI. Didampingi dengan Greenpace global, mereka meminta IOI untuk mendatangangi sebuah perjanjian yang isinya IOI akan berkomitmen terhadap rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan.

Nah dengan content jamming ini , diharapkan seluruh warga dunia bisa ikut membantu teman-teman kita yang ada di Rotterdam untuk ikut menyuarakan isu kebakaran hutan di Ketapang Kalimantan yang disebabkan oleh perusahaan raksasa IOI. Walaupun kita tidak bisa ikut ke Belanda untuk berunjuk rasa, tapi kita bisa jadi E-Activist dimana kita mendukung gerakan Greenpeace melalui social media.

Q: Sebenarnya apa sih content jamming itu?

A : Gampangnya sih, gotong royong bikin konten rame-rame ! disini kita mengundang expertise dari berbagai bidang mulai dari illustrator, blogger, social media expert yang kemudian bisa saling bantu untuk bikin konten untuk disebarkan ke masyarakat.Disini kita mengulas isu yang ingin diangkat, brainstorm, berdiskusi, sampai dengan eksekusi. Konsepnya kita membuat konten secara real time and on the spot.

Q : Isu apa sih yang ingin dibahas di content jamming hari ini?

A : Isu utama yang ingin dibahas, adalah meminta IOI , perusahaan asal Malaysia untuk mengubah praktik sawit kotornya menjadi baik. Kita ingin meminta IOI secara general untuk berubah dan berkomitmen menerapkan praktik-praktik sesuai standard sawit yang baik. Sedangkan isu spesifiknya, adalah mereka yang sedang mendesak IOI mendatangai perjanjian di Rotterdam, dua orang dari aktivis itu adalah orang Indonesia yang terdampak kebakaran hutannya. Perusahaan besar lainnya sudah berkomitmen untuk melakukan praktik kelapa sawit yang sehat, sedangkan sampai hari ini , IOI masih juga belum berkomitmen,. Nah oleh karena itu, tema besar yang diangkat di content jamming hari ini adalah “IOI Commit Now”.

Q : Seberapa besar isu itu berdampak di Indonesia?

A : Yang paling parah adalah kebakaran hutan kalimantan 2015. Antara Juli hingga Oktober 2015, lebih dari dua juta hektar hutan Indonesia dan gambut terbakar, setara dengan setengah luas Belanda. Hasil studi terbaru yang mengejutkan dari Universitas Harvard dan Universitas Columbia memperkirakan 100.300 kasus kematian dini akibat krisis kebakaran yang menghancurkan hutan Indonesia tahun lalu, 91.600 diantaranya terjadi di Indonesia.

Q : Apa output yang diharapkan dari content jamming?

A : Output dari konten jamming ini adalah konten siap publish berupa textual, visual, audiovisual. Misalnya blog, tweet, cerpen yang disebar lewat whatssapp, komik yang bisa disebar melalui social media dan messenger. Tujuan utama kita dari content jamming ini memang untuk meningkatkan awareness dan keperdulian masyarakat perkotaan yang masih kurang aware akan isu-isu lingkungan di seluruh wilayah Indonesia.

Creative design

by

Suryo Atmojo dan Atika D Wiguna

Creative Design

by

Angga Aditya

Creative Design

by

Rucita Mayang Besti

Q : Siapa saja yang bisa ikut content jamming Greenpeace?

A : Semua creator tidak melihat background, karyawan agency, seniman, musisi, komikus, dsb. Mereka yang mempunyai akses ke media sosial bisa ikutan. Dengan keahlian masing-masing, mereka bisa bekerja sama untuk menciptakan satu konten utuh yang kemudian bisa disebar ke masyarakat. Bentuk kontennya pun sangat dibebaskan, mulai dari comic strip, cerpen, video, sampai blogpost.

Q : Apakah metode content jamming juga dilakukan di Greenpeace negara lain?

A : Metode content jamming sendiri baru ada di Indonesia, sedangkan di greenpeace diluar masih berbentuk e-activist dimana Greenpeace sudah mempunyai konten yang siap disebarkan ,mereka mengumpulkan orang , lalu bersama-sama menyebarkan content tersebut melalui social media, email, dan messenger.

Q : Untuk yang belum berkesempatan ikut content jamming? Ada ga cara yang bisa kita lakukan untuk membantu menyuarakan isu nya?

A : Banyak hal yang bisa dilakukan oleh temen-temen yang ga ikut content jamming. Kamu bisa ikut membuat kontennya sesuai versinya masing-masing. Sesuai skill dan keahlian masing-masing, misalkan membuat komik, video, dll silahkan aja sifatnya open source. Tapi kalau gabisa bikin content nya bisa jadi re-blog, re-tweet, dsb dengan hashtag #IOIcommitnow. Aksi nyata lainnya adalah , kamu bisa sign petisi untuk mendesak IOI berkomitmen terhadap praktek bersih kelapa sawit.

Q : Dimana audience bisa melihat hasil dari content jamming hari ini?

A : Kamu bisa liat hasilnya di Pinterest board dan blog post di Greenpeace official.

Ternyata, banyak banget ya cara untuk berkontribusi terhadap lingkungan. Kalau kamu merasa perduli dengan lingkungan tapi merasa ga punya cukup waktu untuk jadi aktifis, kamu bisa mengekspresikan keperdulian kamu dengan memanfaatkan skill yang kamu miliki untuk menciptakan konten yang kreatif ! Buat yang suka bercuap-cuap di social media, sekarang kamu punya isu yang penting yang bisa kamu bagikan ke followers.

I have to say, content jamming session is smart way to kinda use the resource within you without taking a lot of your time. If you one of those person who kinda feel bad every time you saw this issues, but didn't have a lot of time and energy to jump right in and make a change. You can be a part of the voice by using your creativity and spread the words to the people in your circle. You don't always have to fly to Kalimantan to contribute, you can do as simple as be the part of the movement by expressing your own thoughts in a creative and fun way! In the era of social media, distance became irrelevant when it comes to gathering voices and forming a giant movement to speak up issues that really matters.

13 views
Featured Posts